Tampilkan postingan dengan label menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menulis. Tampilkan semua postingan
Minggu, 24 November 2013
Menulis, cara berdakwah yang dahsyat
Posted By:
Makkinuddin
on Minggu, November 24, 2013
Menulis, cara berdakwah yang dahsyat
A. Z. Muttaqin Senin, 14 Muharram 1435 H / 18 November 2013 01:14
Pelatihan menulis kreatif – Sebanyak 40an Koordinator Baitul Maal Hidayatullah (BMH) se-Kota Malang, Jawa Timur, Ahad (17/11/2013), mengikuti pelatihan menulis kreatif di Pesantren Hidayatullah Khusus Putri, Batu, Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Ist.)
BATU, MALANG (Arrahmah.com) - Menulis merupakan salah satu cara berdakwah paling dahsyat. Lewat menulis, pesan-pesan dakwah lebih mengena dan mengabadi bahkan dapat menciptakan “nyawa kedua” bagi seorang pendakwah (muballigh, da’i, ulama).
“Nyawa kedua” yang dimaksud adalah, walau seorang pendakwah telah meninggal dunia sementara dia menulis, nama dan karyanya akan tetap hidup sepanjang masa, tidak ada habisnya hingga akhir zaman.
“Menulis (bil qalam) sama pentingnya dengan cara berdakwah lainnya, seumpama bil lisan (ucapan) dan bil hal (perbuatan),” kata Muhammad Subhan, Pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia dalam Pelatihan Menulis Kreatif yang diikuti 40an Koordinator Baitul Maal Hidayatullah (BMH) se-Kota Malang, di Pesantren Hidayatullah Khusus Putri, Batu, Kota Malang, Jawa Timur, Ahad (17/11/2013).
Walau begitu, ungkap Muhammad Subhan, belum semua pendakwah mempraktikkan keterampilan menulis sebagai media dakwah dalam menyebarluaskan pesan-pesan agama (Islam). Para pendakwah mayoritas masih berkutat dengan metode dakwah bil lisan (ucapan) dan bil hal (perbuatan).
“Padahal, jika para juru dakwah menuliskan apa yang yang mereka syiarkan lewat lisan dan perbuatan, dampaknya akan luar biasa,” katanya.
Dia juga mengumpamakan, seandainya Kitab Suci Al Quran tidak ada yang menuliskan dan membukukan, mungkin umat Islam hari ini akan mengalami masa jahiliyah.
“Tetapi kita bersyukur, Al Quran dan Hadis Nabi telah dibukukan sehingga kita dapat membaca, menghafal, dan mengamalkannya di dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Subhan.
Dalam pelatihan itu, Muhammad Subhan berbagi kiat cara mengirimkan tulisan ke media massa. Dia meminta peserta untuk menentukan fokus tulisan, hendak menulis apa. Karya tulis yang dikirim ke media menurutnya harus sesuai visi dan misi media yang dituju, sebab tiap-tiap media berbeda segmentasi dan bidang garapannya.
Selain itu, topik yang dipilih harus aktual, sesuai momen, menarik dan menjadi hajat orang banyak serta memiliki bobot yang baik (berkualitas). “Tulisan harus ditulis secara sistematis dan jika artikel harus menawarkan solusi,” tambahnya.
Selain berdiskusi tulis menulis dan berbagi kiat mengirimkan tulisan ke media massa, juga diberikan latihan editing serta membahas konflik/masalah di dalam tulisan yang bersifat fiksi. Peserta tampak antusias mengikuti pelatihan itu hingga acara selesai.
Panitia Pelaksana acara itu, Makinudin (IDFAM1962U_Malang Jatim) dan Imron Mahmudi menyebutkan, pelatihan menulis kreatif itu bertujuan untuk memberikan dukungan semangat kepada para koordinator BMH di bawah binaan Hidayatullah agar dapat menuliskan segala hal yang ditemui di lapangan. Sebagai instruktur pihak penyelenggara menggundang Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia.
“Dari pelatihan ini kami harapkan, para Koordinator BMH dapat bersemangat untuk menuangkan gagasan mereka dalam bentuk karya tulis,” ujar Imron Mahmudi. (azm/rel/arrahmah.com)
Senin, 18 November 2013
NOMOR ID ANGGOTA RESMI FAM INDONESIA
Posted By:
Makkinuddin
on Senin, November 18, 2013
FORUM AKTIF MENULIS (FAM) INDONESIA
Kantor Pusat:
Jl. Mayor Bismo, No. 28
Pare, Kediri, Jawa Timur, INDONESIA
CP. 0812 5982 1511
Email: forumaktifmenulis@yahoo.com
Web: www.famindonesia.com
Hal: NOMOR ID ANGGOTA RESMI FAM INDONESIA
Kepada Ydh.
Saudara/Saudari MAKINUDIN (MALANG)
Anggota Resmi FAM Indonesia
di-
TEMPAT
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pengurus Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia mengucapkan selamat bergabung kepada Anda di wadah kepenulisan Nasional ini. FAM berterima kasih atas kepercayaan Anda untuk mempererat tali silaturahim, bersama belajar tulis menulis, mendapat bimbingan menulis dan menghasilkan tulisan-tulisan berkualitas di forum ini.
Nomor ID-FAM Anda adalah: IDFAM1962U
Nomor ID tersebut sebagai tanda keanggotaan Anda bahwa sudah terdaftar sebagai anggota resmi FAM Indonesia. Mulai saat ini, Anda berhak mencantumkan nomor ID tersebut di belakang nama Anda. Contoh: Najla El Dyna, IDFAM010S, Malang, Jawa Timur.
Sementara ID Card (Kartu Tanda Anggota) FAM Indonesia akan dikirim ke alamat Anda paling lambat 3 (tiga) bulan setelah Anda aktif menjadi anggota.
Aktivitas anggota FAM sementara waktu dipusatkan lewat grup facebook “FORUM AISHITERU MENULIS (FAM) INDONESIA”, untuk itu Anda harus bergabung di grup ini. Ikuti setiap postingan dari FAM lewat akun admin grup “AISHITERU MENULIS”.
Aturan Posting dan Komentar Tulisan di Grup “Forum Aishiteru Menulis (FAM) Indonesia” silakan klik panduan ini (klik): http://famindonesia.blogspot.com/2012/08/aturan-posting-dan-komentar-tulisan-di.html#more.
Untuk melihat perkembangan kemampuan menulis Anda, setiap anggota diharuskan menyerahkan 1 (satu) judul tulisan (minimal) setiap bulannya, boleh puisi, cerpen, nukilan novel, atau esai/artikel. Tim FAM Indonesia akan mengulas tulisan tersebut (untuk melihat kelebihan dan kekurangannya serta memberikan masukan-masukan bersifat membangun) dan diposting di grup “Forum Aishiteru Menulis (FAM) Indonesia” serta didokumentasikan di blog FAM (klik) www.famindonesia.blogspot.com.
Agar Anda sukses belajar menulis di FAM Indonesia, silakan juga membaca “12 Kunci Sukses belajar di FAM Indonesia”, klik di sini http://famindonesia.blogspot.com/2012/08/12-kunci-sukses-belajar-menulis-di-fam.html
Bagi Anda yang berminat mengembangkan cabang FAM Indonesia di daerah domisili, silakan mengajak rekan-rekan yang berminat tulis menulis, terutama penulis pemula. Langkahnya, daftarkan mereka menjadi anggota FAM Indonesia dan mengantongi ID-FAM. Syarat pembentukan kepengurusan FAM Wilayah (Provinsi) atau FAM Cabang (Kabupaten/Kota), minimal memiliki 10-15 anggota aktif yang telah resmi menjadi anggota FAM. Untuk pendaftaran anggota baru bisa mengikuti petunjuk berikut (klik): http://famindonesia.blogspot.com/2012/07/panduan-dan-formulir-pendaftaran.html.
FAM Indonesia tidak menjanjikan sesuatu yang muluk kepada Anda. Sukses-tidaknya Anda menjadi penulis adalah tergantung keaktifan Anda berkarya. FAM hanya motivator dan mengajak Anda bersama wadah kepenulisan ini untuk belajar mendalami dunia tulis menulis, merekatkan silaturahim, dan berkarya lewat penerbitan buku. Agar Anda sukses, ikuti panduan ini (klik): http://famindonesia.blogspot.com/2012/08/panduan-bimbingan-menulis-di-fam.html.
Terima kasih atas kepercayaan Anda. Mari bersama FAM Indonesia mengobarkan semangat cinta (aishiteru) menulis. FAM Indonesia adalah sahabat Anda. Semoga kelak Anda menjadi penulis sukses dengan segudang prestasi dan karya.
Salam santun, salam karya.
MUHAMMAD SUBHAN
Ketum FAM Indonesia
ALIYA NURLELA
Sekjen FAM Indonesia
Catatan: Mohon semua tautan (link) yang disebutkan di atas di-klik sehingga informasi FAM Indonesia dapat diterima dengan utuh. Informasi yang kurang jelas silakan ajukan pertanyaan ke email: forumaishiterumenulis@yahoo.com, atau mengirim pesan di inbox fb “Aishiteru Menulis”, atau via SMS ke nomor Hp. 0812 5982 1511 (Aliya Nurlela).
Langganan:
Postingan (Atom)
